Berbagai peralatan masak modern yang menggunakan daya listrik tersedia di pasaran, ada banyak jenis dan merk, sehingga bisa membuat beberapa calon pengguna kebingungan dalam membedakannya. Berikut ini adalah perbedaan antara commercial microwave oven dengan oven listrik, yang kalau dilihat dari segi fisik ukuran dan bentuk bisa saja sama atau mirip, begitu juga dengan fungsinya, yang sama-sama untuk menghangatkan makanan, juga dengan merknya, ada produsen tertentu yang juga memproduksi keduanya dengan harga yang sedikit berbeda. Nah pasti hal tersebut akan menimbulkan pertanyaan-pertanyaan dan juga kebingungan di kalangan konsumen calon pembelinya. Lantas apa yang membedakan diantara keduanya. Pasti ada perbedaannya, dan letak perbedaan tersebut sangat prinsip atau sangat pokok, yakni pada cara kerjanya sebagai berikut .

Cara Kerja Microwave Oven

Microwave oven itu bekerja dengan cara mengubah energi listrik menjadi radiasi gelombang mikro dengan frekuensi 2.450 MHz dan dengan panjang gelombang 12,24 cm yang lalu akan terserap oleh molekul air, juga gula serta lemak pada makanan sehingga akan membuat molekul-molekul cair dalam makanan tersebut akan saling bertumbukan yang lalu akan menghasilkan panas. Proses pemanasan seperti ini yang disebut sebagai pemanasan dielektrik. 

Cara Kerja Oven Listrik

Oven listrik bekerja dengan cara menjebak panas dari energi listrik dalam ruangannya yang tertutup rapat sehingga bisa memanaskan makanan yang diletakkan di dalam ruangan tertutup tersebut. 

Perbedaan Microwave Oven dengan Oven Listrik

Jadi letak perbedaannya adalah pada cara kerjanya sehingga membuat perbedaan juga dalam hal-hal berikut ini.

Cara Kematangan Makanan

Pada microwave maka makanan akan matang atau memanas mulai dari dalam ke luar. Gesekan molekul bahan makanan yang saling bertumbukan akibat adanya pancaran gelombang mikro akan menimbulkan panas yang akan membuat matang makanan. Semakin cepat pergerakan molekul yang saling bertubrukan tadi maka akan semakin tinggi suhu panas yang dihasilkan.

Pada oven listrik berbeda, makanan akan memulai proses kematangannya dari luar menuju ke dalam, karena panas yang didapat adalah berasal dari panas ruangan tertutup oven. Sehingga dari proses pemasakan dengan menggunakan oven itu seringkali akan menghasilkan makanan yang kering kecoklatan di luar namun masih lembut di dalamnya.

Konsumsi Daya Listrik dan Lamanya Proses Pemasakan

Dari segi jumlah daya listrik yang digunakan maka microwave akan memerlukan daya listrik yang cukup besar, namun karena proses pematangan makanannya bisa berlangsung dengan lebih cepat, maka total kebutuhan konsumsi daya listriknya lebih kecil. Sedangkan pada oven listrik sebenarnya jumlah daya listrik yang diperlukan dalam proses pematangannya relatif kecil, namun karena jangka waktu proses pematangan makanannya akan memerlukan waktu yang lebih lama, yakni harus menunggu ruangan dipanaskan dulu keseluruhannya baru dapat dimulai proses pematangan makanannya, maka total konsumsi daya listrik yang diperlukan pada oven listrik menjadi lebih besar.

Itulah perbedaan antara commercial microwave oven dengan oven listrik, yang dapat menjadi pertimbangan sebelum membeli salah satunya.


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *